Risiko Olahraga saat Perut Kosong

15
Risiko Olahraga saat Perut Kosong

Olahraga saat perut kosong memiliki beberapa efek negatif bagi kesehatan, yaitu:

  • Meningkatkan risiko terjadinya hipoglikemia (rendahnya kadar gula darah). Saat mengalami kondisi ini, Anda bisa merasa pusing, mual, gemetar, bahkan pingsan.
  • Menurunkan stamina, sehingga tidak kuat berolahraga lama. Orang yang berolahraga dengan perut kosong biasanya akan lebih mudah merasa lelah.

Bahkan, ada penelitian yang menunjukkan bahwa olahraga saat perut kosong bisa meningkatkan nafsu makan setelahnya. Hal ini bisa membuat Anda makan lebih banyak daripada biasanya dan akhirnya meningkatkan asupan kalori Anda.

Berbagai Pilihan Makanan atau Minuman yang Baik Dikonsumsi Sebelum Olahraga

Olahraga dengan perut kosong sebenarnya juga tidak sepenuhnya berbahaya, tergantung jenis olahraganya.

Jika akan melakukan olahraga berat dengan durasi yang lama, sebaiknya Anda makan terlebih dahulu untuk mencegah efek negatif di atas. Namun, jika hanya ingin berjalan santai atau berlari-lari kecil dalam waktu singkat, olahraga saat perut kosong tidak menjadi masalah.

Jika Anda memutuskan untuk mengisi perut sebelum berolahraga, perhatikan hal-hal berikut:

  • Makanlah 2-3 jam sebelum olahraga dan pilihlah makanan yang sehat, seperti telur, daging, susu rendah lemak, ikan, sayuran hijau, gandum utuh, dan buah. Jangan lupa, cukupi cairan dengan minum air putih.
  • Jika Anda hanya memiliki jarak waktu pendek sebelum berolahraga, pilihlah makanan yang lebih ringan, seperti roti tawar, energy bar, atau buah.

Berolahraga saat perut kosong tidak sepenuhnya salah, tapi manfaatnya masih belum jelas dan ada risikonya jika Anda tidak berhati-hati. Jika Anda ingin melakukannya, cobalah berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mengetahui apakah cara olahraga seperti ini aman untuk Anda.